Langsung ke konten utama

Solusi Mainan Anak Terlalu Banyak??

Di usia batita, biasanya orang tua akan membelikan mainan untuk anaknya. Mainan membantu motorik anak untuk berkembang. Namun orang tua perlu memperhatikan hal berikut ketika akan membeli mainan. 1. Mainan yang terlalu banyak justru malah menghambat anak untuk mengeksplor yang ada di lingkungan sekitarnya. Menurut pengalaman saya, mainan yang terlalu banyak justru membuat anak terlalu banyak pilihan untuk memainkan, dan anak akan kehabisan waktu memperhatikan mainan yang begitu banyak dibanding memperhatikan lingkungan sekitar. 2. Mainan banyak semakin membuat berantakan, apalagi kalau tidak dibereskan. Dan tentunya akan lebih banyak waktu untuk merapikannya. 3. Mainan banyak, namun hanya beberapa yang dimainkan. 4. Mainan banyak membuat tempat bermain menjadi sempit, karena perlu ruang yang lebih untuk mainan. Lalu bagaimana solusinya??? Mainan yang dirasa terlalu banyak, bisa kita lakukan hal berikut untuk merapikannya: 1. Pilah mainan yang rusak/ tidak bisa digunakan. Jangan lupa se...

Solusi Mainan Anak Terlalu Banyak??



Di usia batita, biasanya orang tua akan membelikan mainan untuk anaknya. Mainan membantu motorik anak untuk berkembang. Namun orang tua perlu memperhatikan hal berikut ketika akan membeli mainan.

1. Mainan yang terlalu banyak justru malah menghambat anak untuk mengeksplor yang ada di lingkungan sekitarnya.
Menurut pengalaman saya, mainan yang terlalu banyak justru membuat anak terlalu banyak pilihan untuk memainkan, dan anak akan kehabisan waktu memperhatikan mainan yang begitu banyak dibanding memperhatikan lingkungan sekitar.

2. Mainan banyak semakin membuat berantakan, apalagi kalau tidak dibereskan. Dan tentunya akan lebih banyak waktu untuk merapikannya.

3. Mainan banyak, namun hanya beberapa yang dimainkan.

4. Mainan banyak membuat tempat bermain menjadi sempit, karena perlu ruang yang lebih untuk mainan.


Lalu bagaimana solusinya???
Mainan yang dirasa terlalu banyak, bisa kita lakukan hal berikut untuk merapikannya:

1. Pilah mainan yang rusak/ tidak bisa digunakan. Jangan lupa sertakan anak dalam memilah. Tegaskan bahwa mainan rusak tidak bisa dipakai, malah justru mengotori dan membuat berantakan.

2. Mainan yang jarang digunakan lebih baik dimasukkan ke box/ kardus, agar tidak berserakan

3. Sediakan mainan secukupnya untuk dimainkan anak setiap hari. Bisa berganti-ganti mainan setiap waktu, agar anak tidak bosan. Orang tua hanya perlu mengkondisikan area bermain anak dengan mainan yang tersedia di situ.

4. Buat komitmen dengan anak untuk membereskan mainan selesai bermain dan dibersihkan jika ada mainan yang kotor. Jika tidak dibereskan, orang tua perlu memberikan kosekuensi. Seperti: mainan akan dimasukkan box dan dalam jangka waktu tertentu tidak bisa memainkannya kembali. Dengan begitu, mainan yang disediakan juga akan berkurang.

Nah, itu tadi solusi jika mainan anak terlalu banyak, dan banyak yang masih bagus, sayang untuk dibuang.
Semoga bermanfaat.


Komentar